Konfigurasi Router MikroTik 


03JAN
Dah lama gak update postingan tutorial lagi. Ya, saya akhir-akhir ini sibuk ngerjain Kerja Praktek, dan baru bisa ngeblog lagi. Maklum mahasiswa tingkat akhir lagi sibuk-sibuknya penelitian hehe.. Resolusi di tahun 2016, semoga blog ini tetap memberikan manfaat bagi pembacanya, dan juga khususnya buat saya dapat di wisuda di tahun ini..  aamiin  Oke, gak perlu basa basi lagi langsung aja ke tekape.. Mungkin diblog-blog yang lain diluaran sana udah banyak yang memposting tutorial konfigurasi mikrotik. tapi kebanyakan tutorialnya hanya memberikan script yang lumayan membingungkan khususnya bagi orang awam yang mempelajari mikrotik. Postingan kali ini saya akan membahas Konfigurasi MikroTik mulai dari Setting Interface, Setting IP Address, Setting IP Route, Setting IP DNS, Setting IP Pool, Setting IP DHCP-Server, Setting IP Firewall NAT, Setting Manajemen Bandwidth, Setting Firewall Mangle, Setting Layer 7 Protocol, Setting Queue Tree, Setting Page Login, Setting Hotspot Server, Setting Radius Server, dll. dalam satu postingan lengkap, hehehe..

Link : Pembahasan Ujikom SMK TKJ 2017 – Paket 3

Untuk konfigurasinya saya menggunakan RouterOS Mikrotik versi 5.20 dengan topology jaringan sebagai berikut :
Bagi yang belum punya mikrotik versi 5.20 full version [include. crack] silahkan download disini Download Mikrotik 5.20 Full
Catatan: Untuk memperjelas gambar silahkan KLIK pada gambarnya

Topology Jaringan
Bagi yang sudah punya mikrotiknya ataupun yang memakai mikrotik type routerboard, langsung aja ketahap konfigurasi:
catatan. pastikan mikrotik yang anda gunakan minimal mempunyai 3 port ethernet.
Untuk konfigurasinya saya menggunakan aplikasi winbox untuk meremote mikrotik, bagi yang belum punya aplikasi Winbox silahkan download disini. Download Winbox MikroTik 
Buka winbox dan masukan ip address mikrotik, username dan password mikrotik anda. Jika mikrotik anda blom mempunyai ip address, klik [] kemudian pilih mac address mikrotik anda, untuk username default mikrotik yaitu admin, password gak di isi biarkan kosongkan saja.
Winbox MikroTik
Winbox MikroTik
[1]. Setting Interface MikroTikBuka menu interfaces maka akan tampil seperti berikut.
Interface MikroTik
Interface MikroTik
Ubah nama interface mikrotik menjadi seperti berikut :
  • ether1  ======>  INTERNET
  • ether2  ======>  LAN
  • ether3  ======>  WIFI
Setting Interface MikroTik
Setting Interface MikroTik
[2]. Setting IP Address DHCP-Client MikroTik
Buka menu IP >> DHCP Client, kemudian klik tanda [ + ] pada bagian Interface, pilih INTERNET, sehingga interface ini akan mendapatkan ip address secara otomatis dari modem. Ceklis pada bagian Use Peer DNSUse Peer NTPAdd Default Route. Jika sudah klik OK. Ip address yang saya dapat adalah 192.168.245.130/24
Setting DHCP Client MikroTik
Setting DHCP Client MikroTik
[3]. Setting IP Address MikroTik
Buka menu IP >> Addresses,  kemudian klik tanda [ + ] dan masukan ip address sebagai berikut:
  • Interface: LAN >> Address: 192.168.10.254/24
  • Interface: WIFI >> Address: 192.168.20.254/24
Setting IP Address MikroTik
Setting IP Address MikroTik
[4]. Setting IP Route MikroTik
Buka menu IP >> Routes, kemudian lihat dan pastikan sudah mendapat ip gateway dari modem (akan mendapatkan ip gateway dari modem dikarenakan tadi sebelumnya pada bagian ip dhcp-client sudah menceklis Add Default Route. Ip route yang berhasil didapatkan dari modem sebagai berikut. Jika belum mendapatkan ip route silakan klik tanda [ + ] kemudian masukan ip gateway dari modem.
Setting IP Route
Setting IP Route
[5]. Setting IP DNS MikroTik
Buka menu IP >> DNS, kemudian masukan ip dnsnya misalkan open dns milik google (8.8.8.8,  8.8.4.4) atau ip dns modem speedy anda. Ceklis pada bagian Allow Remote Requests, digunakan untuk menyimpan cache dns yang diakses oleh komputer client.
Setting IP DNS MikroTik
Setting IP DNS MikroTik
[6]. Setting IP Pool MikroTik
Buka menu IP >> Pool, kemudian klik tanda [ + ] dan masukan range ip yang akan diberikan kepada komputer client, sebagai berikut.
  • Lan  >>  192.168.10.101-192.168.10.200
  • Wifi  >>  192.168.20.101-192.168.20.200
Setting IP Pool MikroTik
Setting IP Pool MikroTik
[7]. Setting IP DHCP-Server Network MikroTik
Buka menu IP >> DHCP Server >> Networks, kemudian klik tanda [ + ] dan masukan seperti berikut.
  • Address192.168.10.0/24  Gateway192.168.10.254  Netmask32  DNS: 8.8.8.8, 192.168.10.254  Domain:lan.bukan-wifi.id
  • Address192.168.20.0/24  Gateway192.168.20.254  Netmask32  DNS8.8.8.8, 192.168.20.254  Domainwifi.bukan-wifi.id
Setting DHCP Server Network MikroTik
Setting DHCP Server Network MikroTik
[8]. Setting DHCP-Server MikroTik
Buka menu IP >> DHCP Server, kemudian klik tanda [ + ] dan masukan seperti berikut.
  • NameLAN  InterfaceLAN  Address PoolLan  Add ARP For Leasesyes
  • NameWIFI  InterfaceWIFI  Address PoolWifi  Add ARP For Leasesyes
Setting DHCP Server MikroTik
Setting DHCP Server MikroTik
[9]. Setting Firewall NAT MikroTik
Klik menu IP >> Firewall, kemudian klik tanda [ + ] dan masukan seperti berikut.
  • Actionmasquerade  Chainsrcnat  Out. InterfaceINTERNET
Setting Firewall NAT MikroTik
Setting Firewall NAT MikroTik
[10]. Cek IP Address dan test internet dari komputer yang ada di jaringan Lan dan jaringan Wifi

#terima kasih

Komentar